Kuliner Malang : Bakso Bakar Pak Man


Sila comment bagi yang menelan ludah menatap bakso ini!?! :p
Saya punya geng atau teman-teman sepermainan yang ketika kemanapun kami pergi haruslah ada ritual wajib yakni ‘Makan Bakso’. Dan kalau ada yang bertanya makanan apa yang akan paling dirindukan ketika di luar negeri?! Tentu saja akan saya jawab bakso!! Tapi kenyataan hidup saya kini sudah berubah (agak lebay) karena setelah dua kali mencoba Bakso Bakar Pak Man di Malang membuat rasa semua bakso di Jakarta tidak lagi enak, arek Malang… kirimin aku bakso bakarnya Pak Man pleaseeeee !!! 
Selain bakwan, kota Malang juga terkenal dengan kelezatan kulinernya yakni bakso. Di kota bakso ini nggak perlu khawatir sama rasa, karena semua bakso yang saya coba di kota ini rasanya sudah pasti enak! Beda jauh dengan yang saya coba di Lombok, baksonya kenyal dan lengket seperti menggunakan tepung beras. 

saya selalu memesan varian yang pedas dan masih di tambah lagi dengan sambal agar semakin Rocks!!
contoh dua kenikmatan dunia
Bakso Bakar Pak Man terdapat di Jl Diponegoro 19, Malang. Warung ini buka setiap hari dari pukul 09.00-21.00 WIB, sudah dua kali saya mencobanya dan telah menjadi menu wajib ketika saya singgah di Malang. Terakhir kesana saya dan Fahmi hanya perlu berjalan kaki dari stasiun, satu jam jalan kakipun saya rela asal bisa menyantap bakso ini setiap hari, Tuhan. :’)

Warung yang sederhana ini tidak pernah tidak ramai, karena memang kelezatannya yang sudah go nasional jumlah kendaraan yang terparkir di depan warung pun selalu penuh. Satu porsi bakso bakar yang berisi 10 butir dihargai Rp 20.000 dan 15 butir Rp 30.000, harga tentu masih bisa berubah karena sebelumnya kami sempat membeli saat harganya masih Rp. 1.500/ butir. Lumayan mahal, tapi untuk rasa yang seenak itu saya rasa masih wajar saja 🙂

bakso rebus dan tahu ini bisa menjadi menu pendamping dan terdapat varian bakso urat, maupun bakso telur
pembeli bisa mengambil sendiri (self service) bakso rebus dan tahu sedangkan bakso bakar harus tetap memesan
 
proses pembakaran dapat dilihat langsung
jangan-jangan ini yang namanya Pak Man ?!
Ketika memesan kita dapat menyaksikan secara langsung proses pembakaran bakso yang nantinya akan disajikan. Kecepatan membakar berbanding jauh dengan kecepatan saya melahap, manusiawi bukan?! Konon awal mula pembuatan bakso bakar karena kejadian tak terduga yakni suatu ketika ada bakso yang terjatuh dan terbakar tungku api. Begitu dicoba ternyata rasanya enak dan dibuatlah menu bakso bakar, apapun sejarahnya pokoknya saya mau mengucapkan terimakasih karena sudah menciptakan menu surgawi ini >,<

Incoming search terms:

  • Bakso bakar

24 Comments

Add yours
  1. 3
    Cumilebay MazToro

    Ini bakso paling fenomenal, setiap kemalang selalu di tawari makan bakso pak man. Tapi yaa bakso bakar banyak mengandung kecap jadi aku tak suka yg manis2 begini. Mending bakso biasa aja enak segerrrrrrrrr

  2. 7
    DITA

    rumahku di deket2 daerah kampus UB – UM – Unmer…ayooook ke Malang ada rumah juga di Batu pasti seru kalo nginep sana rame2 😀 Tahun depan dijadwalkan yuuuukk

  3. 16
    Anis Nurul Hanifah

    ketagihan baksonya ya kak, saya yang orang malang aja juga sukaaa banget xD
    ada lagi kak varian bakso lain, ini udah lama ada sih dan kayanya udah go nasional. namanya bakso mercon, baksonya isinya cabe rawit gitu kak, nah kakak kan suka tuh yang pedes pedes. bolehlah mampir kesana waktu ke malang lagi :))

  4. 18
    Yoekaa

    Aku kuliah kurang lebih 5 tahun di Malang, dan alhamdulillah kenyang yang namanya baksooo…kaka tau, bakso di pinggir-pinggir jalan aja rasanya juga gak kalah enak sama yang di resto, yang rekomended sih bakso presiden sih kalo aku sama bakso bakar pahlawan trip

+ Leave a Comment