10 Alasan Kenapa Kamu Jangan Traveling Di Indonesia


Khalayak sepertinya kini sedang ramai dengan istilah Traveler Pemula yang awalnya muncul dan dibahas di dalam sebuah artikel majalah keluarga. Saya sendiripun sempat meramaikannya di akun twitter @idbcpr dengan #TravelerPemula dan mendapatkan banyak respon-respon lucu dari teman-teman pejalan dan para followers. Well, di artikel ini saya sama sekali tidak bermaksud untuk menuliskan tips ataupun cara menjadi #travelerpemula yang ternyata sudah ditulis oleh beberapa teman blogger lainnya (suami juga deng).

Saya hanya merasa memiliki waktu yang tepat aja, untuk menyampaikan pesan ini kepada seluruh teman pejalan di negeri ini (tapi bukan pesan gaib kok). Bagi kalian yang memang merasa sebagai Traveler Pemula, pelancong, traveler amatir, atau bahkan belum memulai perjalanan kalian, saya memiliki alasan yang pentiiiing banget untuk kalian ketahui. Kenapa sih jangan traveling di Indonesia?! Inilah 10 Alasan Kenapa Kamu Jangan Traveling Di Indonesia :


1. Karena Indonesia nggak punya Sunrise yang terlalu bagus

Biasa disebut Borobudur Nirwana Sunrise Punthuk Setumbu, setiap paginya banyak turis asing dan lokal yang datang demi dapat menyaksikan fenomena sunrise yang biasa banget ini di salah satu bukit kecil yang lumayan tinggi di sekitaran candi Borobudur ini. Letak bukit ini tepatnya berada di Desa Karangrejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Yakin mau bangun pagi-pagi buta untuk mengabadikan Borobudur yang bagai melayang diatas awan ini?! 

2. Cahaya Surga?! Heeuuu ini cuma Gua Jomblang kok!

Fenomena cahaya yang terjadi di Luweng/Gua Grubug
Gua Jomblang merupakan salah satu gua dari sekian banyaknya gua di Gunungkidul, Yogyakarta yang terkenal karena keunikan dan keindahannya yang sangat luar biasa. Saking uniknya Pada tahun 2011, Gua Jomblang pernah dijadikan sebagai tempat pengambilan gambar Amazing Race Amerika. Cahaya yang masuk ke Luweng Grubuk bukanlah cahaya surga, hanya cahaya matahari biasa yang menembus melalui celah gua vertical yang kedalamannya 90 m berkisar pukul 10-12 siang. Tapi apakah kalian cukup berani untuk turun secara vertical ketika memasuki mulut Gua Jomblang yang gelap gulita?! 

3. Nggak ada yang benar-benar bisa dilihat di puncak gunung. Cuma kabut, dan bunga

Ketika matahari terbit di Gunung Papandayan, Garut
Bunga abadi yang banyak bertebaran di Pondok Salada
Mendaki gunung bukanlah perihal mudah yang hanya membutuhkan kartu ATM di dompet, bukan tempat yang tepat untuk ‘asal’ berexplore. Foto ini diambil ketika pendakian pertama saya ke Gunung Papandayan, tidaklah cukup tinggi mendaki gunung yang satu ini. But wait, serendah apapun ketinggian suatu gunung di Indonesia, mereka tetap ingin dihargai dengan meletakkannya di tujuan yang ‘serius’ bagi setiap pribadi. Karena nyatanya saya pernah meregang nyawa di gunung ini, kisahnya sudah saya tulis disini



4. Atau melihat Pantai Tangsi Lombok yang tidak terlalu unik?! Pasirnya cuma berwarna Pink.

Pantai Tangsi atau Pink Beach yang berada di Lombok Timur
Masa pasirnya berwarna pink kayak gini?! Hiiih aneh!
Saya dan Fahmi datang bersama ke Pantai Tangsi ini 2013 lalu, ketika masih saling mengenal satu sama lain (halah). Awal kedatangan, saya nggak pernah tau kalau ada pantai yang berpasir pink seperti ini di Lombok, karena yang saya tahu ya yang di Pulau Komodo sana. Butuh tiga jam perjalanan dari Pelabuhan Lembar jika ditempuh dengan sepeda motor. Jalanan yang super buruk dengan bebatuan tajam berkilo-kilometer menuju pantai, saya yang di belakang harus berkali-kali turun karena khawatir ban motor tidak mampu. Yakin mau tetep datang dengan perut mual terkocok karena jalanan yang gak bagus?!

5. Menyaksikan Panorama dan sunrise di Tebing Keraton Bandung? Duh ngeri jatuh, enakan tidur.

Tebing Keraton Bandung, begini doang?!
Dikenal sebagai tebing instagram yang entah kenapa disebut begitu, Tebing Keraton ini semakin mainstream aja di berbagai media. Dari tebing ini pengunjung memang dapat melihat lanskap Bandung yang terlihat begitu asri dan hijau dengan begitu banyak pohon pinus yang menjulang tinggi. Kabarnya matahari terbit yang dilihat dari Tebing Keraton ini juga sangat indah, tapi kan tebing ini udah mainstream?! Takut jatoh ah, mending tidur aja!

6. Tidak ada satwa liar yang menarik di Indonesia

Siswi, si betina dewasa yang siap mandi sore di dermaga Camp Leakey, Tanjung Puting National Park
Keluarga Orang Utan yang sedang menyantap makanan di feeding area
Tanjung Puting itu nggak cocok bagi yang mau liburan santai, dan yang nggak suka binatang apalagi. Hidup berhari-hari di atas perahu Klotok, mengambang di atas sungai yang ada buayanya. Pengunjung harus selalu memakai lotion anti nyamuk supaya nggak jadi mangsa nyamuk-nyamuk raksasa di dalam hutan. Nggak ada yang bisa dilihat, cuma nontonin keluarga Orang Utan berkumpul dan makan. Di tepi sungaipun sama, kita cuma melihat berbagai macam burung, bekantan, monyet dan hewan-hewan liar yang gak menarik.

7. Kamu tau kalau danau putih di Kawah Putih ini bau Belerang?

Suasana magis yang selalu terlihat di Kawah Putih, Ciwidey Bandung
Mulai terkenal ketika dijadikan sebagai latar tempat salah satu film layar lebar, Kawah Putih di Ciwidey Bandung ini juga kerap menjadi destinasi bagi para pasangan untuk melakukan sesi prewedding.  Namanya juga kawah, di Kawah Putih ini pun tercium bau belerang yang cukup menyengat.

8. Golden Sky?! Cuma langit di Pantai Seminyak dan Suluban yang bisa dilihat setiap sore kok

Menjelang matahari terbenam di Pantai Seminyak, Bali
Gak usah datang ya, cuma golden hours di Suluban beach aja kok
Minggu lalu saya dan Fahmi baru aja pulang dari Bali, dan seperti kunjungan-kujungan yang sebelumnya. Langit sore di pantai-pantai selatan Bali ya memang lumayan bagus kayak gini, tapi ini bukan emas kok, cuma langit sore biasa ajah.

9. Cliff Jump di Nusa Ceningan?! Ugh, airnya nggak cukup biru

Emang berani buat jump?!
Birunya biasa banget kan?!
Cliff Jump Point yang berada di pulau kecil Nusa Ceningan ini adalah sebuah tebing yang cuma cocok bagi para petualang beradrenalin tinggi. Spot ini digunakan untuk terjun dan melompat kedalam air yang katanya terkenal sangat biru. Namun ketika saya dan Fahmi datang, tidak ada yang diperbolehkan terjun karena kondisi air laut yang sedang surut. Duh kalaupun pasang saya sih tetep nggak mau coba nyebur, biru airnya biasa banget!  

10. Kuliner dan Kebudayaan Indonesia?! Ck bingung, terlalu banyak!

Sepaket menu Sate Lilit Khas Mertha Sari di Pesinggahan Bali
Tari Bali yang ditampilkan di suatu event di Beachwalk Mall
Sate Lilit yang satu ini benar-benar khusus karena sampai kami datangi jauh-jauh dari Kuta (3 jam dengan motor), Fahmi tetap kekeh mau makan di warung lesehan Mertha Sari ini, padahal banyak warung lesehan lainnya yang lebih dekat. Baik kuliner dan kebudayaan Indonesia memang sama-sama memiliki rasa dan keunikan yang beragam. Entah bagaimana cara mengingat semua jenis kuliner dan juga budaya Indonesia yang begitu beragam tersebut. Terlalu banyak ah!!

Kalian benar-benar tidak seharusnya traveling ataupun bepergian di Indonesia, karena …….

Baca ini dulu, baru traveling πŸ™‚

Setelah kalian mulai melakukannya, kalian akan jatuh cinta dan tidak akan bisa menemukan cara untuk menghentikannya. Tuhan menciptakan Indonesia ketika sedang bergurau tentang Surga πŸ™‚

Ps: Mohon disikapi secara cerdas ya!

β€œTulisan ini diikutsertakan dalam rangka blog competition yang diadakan oleh #TravelNBlog” 

38 Comments

Add yours
  1. 1
    wihikan mawi wijna

    Judulmu kontropersial sekali mbak Put! πŸ˜€
    Ya sudahlah, saya nggak mau traveling di Indonesia, saya mau blusukan saja. Siapa tahu nemu tempat yg bikin saya semakin nggak pingin traveling di Indonesia :p

  2. 13
    vira

    Indonesia memang dangerously beautiful!
    hm..pernah baca "larangan" gini juga di mana ya, tapi bahasa Inggris.. Berarti memang kecantikan Indonesia udah sampe mana-mana banget ya..

  3. 23
    muhammad akbar

    Mimpi keliling Indonesia sudah terpatri dan saya harus mewujudkannya.
    Mau tidak mau saya telah terjangkit virusnya dan gak bisa disembuhkan.

  4. 30
    deyan plur

    biasa banget mang mbak putri…
    hehe…
    sampai jadi males tinggalin indonesia…
    haha…
    salam kenal sebelumnya mbak… πŸ˜€

  5. 33
    uno

    ini sih 10 alasan mengapa kalau kamu "harus" travelling di indonesia, karena selain kamu mencintai negrimu sendiri, kamu juga bisa ngerasain surga traveling dan ngga perlu lagi keluar negri :))))

  6. 37
    Rahman Yusuf

    Bagus tidaknya cuma menurutmu, kesukaan berbeda2. Dari teksnya kelihatan kamu pengen garam di kasih maunya gula. Contoh orang berfikiran mundur

+ Leave a Comment