Naik Odong-odong Di Alun-alun Kidul Yogyakarta


Odong-odong aneka bentuk, warna dan variasi di Alun-alun Kidul
Pernah ke Yogyakarta?! Atau malah mungkin sudah nggak asing lagi dengan kemeriahan di Alkid, alias Alun-alun Kidulnya ketika malam?! Sejauh ini, Alun-alun Kidul Jogja masih menjadi alun-alun kota terbaik dan extra menyenangkan yang pernah saya kunjungi, yaa meskipun saya anaknya belum ke banyak kota-kota di Indonesia sih. Tapi serius, saya envy berat dengan warga Jogja yang memiliki tempat menyenangkan seperti Alun-Alun Kidul (Selatan) ini untuk menghabiskan malam. Asa berkurang cepat tingkat ke-stress-an saya kalau berada di sini.
Meski kunjungan terjadi beberapa bulan yang lalu, dueeeeh tapi atmosfir kota gudeg ini masih saja lengket menempel di ingatan. Jogja itu seperti kota yang tidak pernah terlihat terburu-buru, segalanya berjalan secara lambat tanpa tergesah-gesah. Ah! Pokoknya cita-cita untuk menetap beberapa waktu di kota ini haruslah terlaksana suatu hari nanti. Amin Gusti ;’)
Ketika siang hari, Alkid masih terihat sangat lenggang
Namun menjelang sore, warung-warung lesehan mulai digelar di tanah lapang
Odong-odong pun mulai bermunculan ketika hari mulai gelap
Alun-alun Kidul yang berada nggak jauh dari Keraton Jogja ini masih terlihat normal dan tidak terlihat banyak kesibukan di siang hari. Saya dan Fahmi yang menginap di Gallery Prawirotaman Hotel (hanya lima belas menit dari Alkid) akhirnya sempat berkeliling untuk mengagumi Bukti Keindahan Budaya Jawa di Keraton Jogja hingga mencoba Kuliner Khas Jogja Yang Wajib Dicoba Di Bale Raos.

Mirip-mirip seperti pasar malam yang di gelar di Jakarta, menjelang matahari tenggelam barulah tempat ini secara mendadak menjadi sangat meriah. Saking meriahnya, secara mendadak pula membuat kami ingin ikutan naik odong-odong…..

Dan menjelang malam, keberadaan odong-odong semakin bervariasi
Di tengah lapangan alun-alun yang nggak kalah ramai
Kalau di Jogja, anak gaul mainnya di pohon beringin kayak gini nih! Xixixi
Mas Beb yang kegirangan mengendarai (menggowes) odong-odong
Kami akhirnya serius, beneran, asli mencoba langsung sensasinya mengendarai kendaraan unik yang satu ini. Kurang unik kayak gimana lagi coba?! Ketika gemerlap lampu Hello Kitty (dan macam-macam animasi lainya) memenuhi jalan secara ceria, lagu yang diputar malah lagu Someone Like You-nya Adele dengan suara menggelegar. Dan hebatnya lagi beragam clip video playlist tersebut diputar live di mini screen, epik banget kan?! Yakin deh, pasti hal-hal kayak gini yang bakal kita rindukan kalau-kalau stay luar negeri nantinya.
Fahmipun asik memegang kemudi, gak perlu takut kehabisan bensin karena toh cara jalannya cuma digowes aja seperti naik sepeda. Harga sewanya sekitar 20.000 (masih bisa ditawar) untuk 1 putaran, tapi ternyata lumayan capek karena lumayan berat. Kini alun-alun yang siang tadi sangat sepi berubah menjadi begitu hectic, puluhan odong-odong dengan berbagai macam karakter animasi mendominasi jalan yang mengelilingi area alun-alun. 
Silahkan memilih bentuk, jumlah kursi dan tema odong-odong yang kalian suka
Jangan sampai nyesel karena nggak mencoba
Harusnya Marsha and The Bear ya?! Tapi yang ini Marsha and Spiderman Ahahaha
Senengnya di Alun-alun Kidul ini meski ramai tetep bersih dan teratur. Sughoi!
Nggak hanya naik odong-odong, keseruan lainnya juga bisa kalian lakukan di sini. Seperti misalnya makan di warung lesehan, ngopi-ngopi, berfoto ria atau mungkin menggelar karpet sambil duduk-duduk di tengah lapangan seperti beberapa keluarga kecil yang terlihat asik menikmati malam bersama. Yogyakarta tetaplah Yogyakarta, yang tetap selalu memikat tanpa mall serta gedung-gedung yang menjulang tinggi. Yang bisa menciptakan suasana seindah ini dengan hanya cukup berdirinya dua Pohon Beringin di tengah tanah yang lapang.  Jogja I’m in love ;’)

Incoming search terms:

  • Foto alkid jogja

10 Comments

Add yours

+ Leave a Comment