Cerita Raka Menjelajah Monumen Kapal Selam di Surabaya


Kali ini adalah cerita Raka menjelajah Monumen Kapal Selam di Surabaya. Raka yang dari umur 1 tahun udah suka banget dengan beragam transportasi, bikin kami semangat kenalin berbagai armadanya secara langsung. Caranya ya diajak menggunakan transportasi umum ketika sedang traveling. Mulai dari naik bus, pesawat, commuter-line, kereta api sampai naik perahu nelayan juga sudah pernah dicoba.

Jadi tinggal kapal feri dan submarine aja nih yang belum. Kalau naik Feri kan bisa dibeli ya tiketnya, beda sama kapal selam yang bukan merupakan transportasi umum. Makanya Ayahnya semangat banget ajak Raka one day trip ke Surabaya cuma untuk mampir ke Monumen Kapal Selam ini.

Kami yang menginap di hotel legendaris Majapahit Hotel, gak perlu mengeluarkan mobil karena lokasinya lumayan dekat. Sambil menikmati atmosfer Surabaya menjelang sore, kami cukup jalan 20 menit untuk tiba di monumen yang berada di Jl. Pemuda No.39, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Kota Surabaya.

Monumen Kapal Selam, Tempat Wisata Di Surabaya

Monumen Kapal Selam, Tempat Wisata Di Surabaya

Bagian luar Monkasel

Raka yang udah di sounding dari rumah bakal main disini, auto excited melihat kapal yang biasanya cuma bisa ia lihat di buku. Sesemangat itu anaknya sampe pas masuk kedalam tanya harus duduk dimana hahahhaha, sepertinya Raka ngira kalau kapalnya masih bisa beroperasi wkwkwkk.

Monumen Kapal Selam KRI Pasopati 410 ini adalah monumen berskala penuh, jadi bukan replika ya! Kapal selam ini bener-bener armada yang berfungsi dan menjadi salah satu dari Armada Divisi Timur. Konstruksi monumen dimulai pada bulan Juli 1995, pertama ditandai oleh Gubernur Jawa Timur, Bapak Basofi Soedirman yang melakukan peletakan batu pertama untuk pondasi.

Badan kapal Monumen Kapal Selam Surabaya sedang dalam perbaikan

Badan kapal sedang dalam perbaikan

Ruangan bagian kapal paling depan Badan kapal Monumen Kapal Selam Surabaya

Ruangan bagian kapal paling depan

Bagian dalam kapal Monumen Kapal Selam Surabaya

Bagian dalam kapal

Ada beberapa tempat tidur super sederhana yang sepertinya digunakan untuk para awak kapal, dan 1 ruangan kecil yang sepertinya juga digunakan oleh sang kapten. Beberapa bagian kapal tertulis petunjuk atau fungsi, jadi kami masih bisa menjelaskan meski sedikit banget huhu. Seperti harus mulai menyiapkan diri jika memutuskan untuk travelschooling nanti xixixixi

Karena bukan replika, jadi bagian dalamnya penuh dengan aneka ragam mesin yang bikin saya terpukau. Gak heran deh kalau Raka jadi curious banget disini. Sayangnya gak ada guide yang bantu ngejelasin fungsi setiap mesin yang ada, entah kalau yang datang dari pihak sekolah ya?!

Mungkin lain ceritanya. Masuk kedalam bikin saya ngebayangin bagaimana suhu ruangan kapal ketika sedang beroperasi/berada didasar lautan, apakah panas atau malah dingin?! Gak ada banyak ruang disana, mulia sekali pahlawan yang berjuang dengan kapal ini.

Monumen Kapal Selam KRI Pasopati 410 ini memiliki fasilitas pendukung seperti Video Rama, Musik Live, Kolam Renang untuk anak-anak dan Rekreasi Air di sungai Kalimas. Sebuah Stan suvenir dan area parkir.

Kami yang jam 4 tepat masih berada di Monkasel, kamipun berkesempat menonton videorama yang di putar setiap jam di gedung videorama yang berada di samping sungai. Video yang diputar selama 17 menit tersebut bercerita tentang sejarah dan latar belakang berdirinya Monkasel serta sejarah kemaritiman Indonesia.

Pintu di dalam armada kapal selam

Pintu di dalam armada kapal selam

Tempat istirahat prajurit dan awak kapal Monumen Kapal Selam Surabaya

Tempat istirahat prajurit dan awak kapal

Mesin mesin di dalam kapal di Monumen Kapal Selam Surabaya

Mesin mesin di dalam kapal di Monumen Kapal Selam Surabaya

Kapal miring kapten

Kapal miring kapten

KRI Pasopati 410, termasuk tipe SS Whiskey Class, dibuat di Vladi Wostok Rusia pada tahun 1952. Untuk memindahkannya ke lokasi yang sekarang, badan kapal harus diiris menjadi 16 bagian di PT. PAL Indonesia. Baru kemudian disatukan kembali bagian per bagian. MONKASEL sendiri resmi dibuka pada 15 Juli 1998, dan menjadi objek wisata sejarah yang wajib untuk kalian kunjungi bersama keluarga di Surabaya.

(Baca juga: Mencicip Pecel Semanggi Khas Surabaya)

Monumen Kapal Selam (MONKASEL)

Jam Buka :
Senin-Minggu :
08.00-21.00 wib.
Tiket Masuk
Rp. 15.000

+ There are no comments

Add yours