Toy Rotation; Cara Serta Manfaat Merotasi Mainan si Kecil


Seperti yang buibuk semua tau, bahwa ada banyak banget penelitian yang membuktikan manfaat dari bermain bagi anak-anak. Karna dengan bermain, anak memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kognitif, motorik, serta pertumbuhan emosinya. Tapi tahukah mami kalau terlalu banyak mainan, anak bisa kewalahan?!

Menurut Margaret Sheridan, Ph.D, Ketua Departemen Pengembangan Manusia dari Connecticut College di Amerika Serikat “Anak akan memilih salah satu mainan miliknya, meletakannya kembali, dan beralih ke mainan lain. Mereka tidak mampu fokus memanfaatkan mainan mereka secara maksimal,”

Jadi kita harus tau ya mana bedanya banyak bermain, dengan banyak mainan. Karna anak bisa tetap banyak bermain tanpa harus ada banyak mainan (yang terlihat). TOY ROTATION inilah yang jadi salah satu solusinya. Merotasi mainan dan buku memberikan anak-anak kesempatan untuk fokus ketika mereka bermain. Karna ketika otak terfokus, mereka bisa lebih baik dalam menguasai tugas belajar yang ada nantinya.

Kenapa harus capek-capek atau buang waktu merotasi mainan?

Jawabannya sederhana, karna pembelajaran terbaik bagi anak-anak adalah pada pengalaman pertamanya. Mereka bisa belajar atau menemukan cara baru ketika bermain baik itu dengan mainan lama atau dengan mainan baru.

Otak anak diprogram untuk menyerap apapun yang mereka dengar, lihat, rasa, sentuh dsb.. Tapi, kalau mereka cuma menyentuh tekstur dan melihat mainan yang sama dan di tempat yang sama. Yakinlah mereka pasti akan kehilangan ketertarikan “Ah aku udah tau itu isinya apa”, yap! Mereka jadi bisa mudah menebak dan bosan.

Merotasi mainan dipercaya dapat meningkatkan durasi waktu anak-anak dalam bermain. Mungkin buibuk bisa butuh sampai 30 menit cuma untuk memajang mainan-mainan setiap minggunya, tapi ibuk dijamin bakal bisa melihat si kecil bermain secara mandiri dengan durasi bermain yang jauh lebih panjang.

Sebelum saya jabarin banyaknya manfaat dari Toy Rotation, berikut panduan atau tips melakukan rotasi mainan yang bisa mami praktekan di rumah:

1. Pilih Lokasi yang Tepat di Dalam Rumah

Tempat saya merotasi mainan sejak Raka berusia 1 tahun

Tempat saya merotasi mainan sejak Raka berusia 1 tahun

Pilih area di dalam rumah dimana anak paling banyak dan nyaman bermain. Setelah itu pilih sudut untuk meletakkan rak/lemari dimana anak bisa melihat jelas mainan yang didisplay. Rak atau lemari yang digunakan bisa beragam, asalkan anak tetap dapat menjangkau sendiri mainan yang didisplay di lemari tersebut.

Usahakan the playroom offers plenty of floor space ya, beri karpet atau playmatt agar playroom terlihat menjadi area paling mencolok di dalam rumah. Anak yang lihat mainannya dipajang rapi bak tukang mainan di pasar, pasti langsung tertarik untuk mainin xixixi.

2. Mengelompokkan Mainan

Menyimpan mainan sesuai jenisnya

Menyimpan mainan sesuai jenisnya

Merotasi mainan artinya harus memisahkan mana mainan yang akan didisplay(dipajang), dan mana mainan yang harus disimpan. Tentu saja cara menyimpannya gak bisa sembarangan ya mami, karna cara menyimpan juga punya peran untuk membuat mainan-mainan si kecil jadi lebih awet.

Dulu saya sempat menumpuk semua mainan didalam kotak besar, dan ternyata menjadi kesalahan besar karna membuat beberapa mainan jadi rontok dan rusak. Belajar dari pengalaman, akhirnya saya mengelompokkan setiap mainan dalam satu box storage.

Baru kemudian diberi label di depannya agar mudah untuk mencarinya. Saya juga biasanya meletakkan mainan yang paling sering dimainkan dibagian paling atas atau paling depan.

3. Membuat Tema Dalam Setiap Rotasi

Toy rotation tema transportasi

Toy rotation tema transportasi

Toy rotation tema farm

Toy rotation tema farm

Mendisplay atau memajang mainan yang memiliki tema. Cara ini selain bikin tampilan yang menarik, juga bisa menjadi salah satu trik agar tidak ada mainan yang lupa untuk dikeluarkan.

Menentukan tema juga bisa membuat catatan merotasi jauh lebih sederhana dan mudah untuk dilakukan, tanpa perlu mencatat satu-persatu jenis mainan yang ada. Karna dalam setiap tema/kategori, terdiri dari beberapa mainan. Berikut ide tema merotasi mainan berdasarkan kategorinya:

  • Active play : mommies bisa display mainan atau alat  push, ride, jump, spin, roll, climb.
  • Art : mendisplay material berupa paint, draw, cut, paste, tape.
  • Building : yang terdiri dari wooden blocks, Legos/Duplos, Lincoln Logs, Bristle Blocks.
  • Dramatic play : permainan dress-up, kitchen, doctor, princess, baby, fairies, construction.
  • Science : kegiatannya seperti color mixing, gears, rain stick, cause and effect, simple machines, natural wonder toys.
  • Math : mendisplay material yang bisa digunakan untuk counting/quantity, belajar shapes, numbers, sorting, nesting toys, serta greater to/less than in size.
  • Literacy : bermain bookish play, serta memajang buku-buku, gambar, letters, phonics.
  • Music : bermain dengan piano, shakers, wind instruments, clappers, rhythm makers.
  • Logic : dengan meletakkan beragam puzzles, games, atau mainan bongkar pasang.
  • Vehicles : belajar tentang beragam transportasi dengan mendisplay mainannya.
  • Socio-emotional : bermain ala rescue team, stuffed animals, dolls & action figures.
  • Imaginative Play Themes (Small world) : menyusun setting latar tempat; trains, airport, doll house, baby animals, farm, space, robots, disney characters, cars.

4. Memberikan Jangka Waktu atau Durasi 

Kegiatan Raka belajar alfabet

Kegiatan Raka belajar alfabet

Untuk menjaga ketertarikan merotasi mainan tentu memiliki durasi tertentu, untuk memulainya buibuk bisa melakukannya satu kali dalam 2 minggu. Baru kemudian bisa dilakukan setiap minggu agar si kecil bisa makin betah belajar dan bermain di playroomnya.

Sama halnya dengan belajar yang lainnya, untuk melatih fokus dalam bermainpun membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jadi buibuk harus konsisten dalam merotasi, sebab hasilnya mungkin baru bisa terlihat dalam beberapa bulan.

5. Mendisplay atau Memajang Mainan Semenarik Mungkin

Salah satu kegiatan sorting colors yang sudah saya display dan siap dimainkan

Salah satu kegiatan sorting colors yang sudah saya display dan siap dimainkan

Merotasi mainan juga bisa menjadi kegiatan mengasah kemampuan buibuk dalam mendekorasi playroom. Anggaplah kalian sedang mendirikan bazar atau kedai mainan, bagaimanakah tampilan mainan yang dapat menarik perhatian si kecil?!

Tapi buibuk gak perlu khawatir karna jaman now kalian bisa menemukan inspirasinya di berbagai social media dengan mudah. Boleh intip playroom Raka juga loh kalau butuh inspirasi xixixixi.

Kegiatan Raka belajar numbers

Kegiatan Raka belajar numbers

Small World jadi salah satu aktivitas bermain favorit Raka

Small World jadi salah satu aktivitas bermain favorit Raka

Demikian 5 upaya atau langkah pertama yang buibuk bisa lakukan jika ingin memulai sytem merotasi mainan di rumah. Tapi sekali lagi saya ingatkan, bahwa manfaat dari sytem yang satu ini gak bisa datang secara kilat. Melainkan butuh waktu beberapa lama tergantung konsistensi serta strategi yang buibuk buat sendiri di rumah.

Memang lumayan repot, tapi ercayalah jika bunda melakukannya dengan konsisten, ada banyak sekali manfaat yang didapat. Berikut Manfaat Dari Merotasi Mainan di Rumah:

  1. Dapat membantu si kecil mendapatkan stimulasi secara maksimal, karna dengan mainan yang sedikit anak akan terdorong untuk berfikir lebih kreatif.
  2. Memiliki durasi bermain yang jauh lebih panjang, sebab anak hanya fokus dengan satu mainan dan tidak mudah teralihkan dengan mainan yang lainnya.
  3. Rumah atau playroom menjadi lebih rapi, tidak mudah berantakan serta lebih mudah untuk dibersihkan.
  4. Setiap rotasi yang menampilkan tema-tema baru dapat mengembalikan ketertarikan si kecil untuk bermain, sehingga dapat membunuh rasa bosannya dalam sekejap.
  5. Merotasi mainan juga memberikan momies kesempatan untuk menyeleksi mainan yang sesuai dengan usia si kecil serta mainan-mainan yang sudah rusak. Akan lebih baik jika bunda mengajak si kecil untuk mendonasikan mainannya tersebut.
  6. Dapat membantu anak menjadi pribadi yang lebih mandiri dan rapi, karna bunda juga bisa melatihnya untuk mengambil serta mengembalikan mainannya sendiri.
  7. Si kecil dapat belajar menghargai mainan yang dimilikinya.

(Baca Juga: Hadapi GTM dengan CERELAC, Tak Perlu Runtuhkan Idealisme Mama)

 

Misi menyelamatkan dinosaurus

Misi menyelamatkan dinosaurus

Jika suatu waktu si kecil bertanya tentang mainannya yang lain, bunda bisa bilang bahwa mainannya sedang liburan sebentar dan akan segera kembali. Sekian ya pembahasan tentang toy rotation system yang bisa mami-mami bisa terapkan dirumah, karna memiliki banyak sekali manfaat.

Selamat mencoba dan jangan lupa berdoa agar diberi kemudahan dalam upaya ini ya momies! Punya pengalaman menarik tentang mainan si kecil?! Komen dibawah yaa!

+ There are no comments

Add yours