Mengobati Rindu di Pantai Tambakrejo

6/09/2019 06:25:00 AM

Rasanya udah lamaaaaa banget gak traveling ke pantai, saking lamanya Raka jadi nangis waktu kakinya dicelupin ke air laut wkwkwk. Doi jadi lupa gitu asiknya main di pantai, tapi untungnya gak lama kok gais. Setelah liat banyak anak-anak lain yang asik main ombak, pelan-pelan tholeque berani dan gak mau diajak bilas *dasar bocah! Memang hampir satu tahun lamanya kami nggak main ke pantai, alasannya ya karna lebih sulit dijangkau dan capeks. Jadi belakangan travelingnya cuma ke zoo, museum  atau city tour. Tapi Hamdallah... akhirnya kemarin punya kesempatan lagi nyium bau laut. Kangen banget akutuh, Nuss....

Rindunya mendalam jadi mainnya sampe 3 jam
Pantai Tambakrejo, di Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Ini jadi pengalaman pertama saya datang ke pantai yang ada di kota Blitar, karna lumayan bingung nih sama destinasi-destinasi wisata di Blitar yang belum banyak (atau sayanya yang kudet ya wkwwk). Dan gak nyangka kalo ternyata Blitar punya pantai yang cakep banget, 2 jam dari rumah aja sih worth it bangetlah untuk disamperin. Terletak kurang lebih 30 km sebelah selatan Kota Blitar, dan pantainya tepat berada di sebuah teluk dengan garis pantai yang mencapai 10 km. Meskipun ombaknya lumayan besar, tapi ada bagian pantai yang cukup aman untuk dipakai untuk anak-anak bermain air (tetep diawasin yang pasti ya buibuk-pabapak). 

Jika ditempuh dari pusat Blitar, untuk sampai di Pantai Tambakrejo ini hanya butuh waktu kurang lebih satu jam. Kalian hanya perlu mencari lokasi Kecamatan kademangan, nah dari kademangan ini kalian akan langsung diantar menuju lokasi pantai karena sudah terdapat petunjuk jalan. Baik pake mobil atau motor, tetep asik karna jalurnya sudah rapi dan mulus. Fahmi yang sempat datang belasan tahun lalu ke pantai ini sempat kaget sama perkembangannya yang pesat. Sebelumnya belum ada dermaga dan pelelangan ikan, tapi sekarang sudah tertata dengan baik dan ramai dikunjungi wisatawan. Sungguh bukti nyata bahwa pariwisata bisa sangat bermanfaat. Semoga pengunjung tetap bisa menjaga keindahan pantai Tambakrejo ini hingga berpuluh-puluh tahun kedepan. Amin


Ini batu pemecah ombak buka ya?
Air biruuu dan jenih banget loh
Waktu terbaik datang pagi atau sore hari
Paling suka view pantai yang diambil pake drone, maacih foto kecenya suamikk!!
Kami tiba ba'da Zuhur dan langsung buka tenda dong di pinggir pantai, gratis ya gak dipungut biaya. Buat yang gak bawa tenda tenang aja, karna saya lihat sudah ada tenda dari terpal+tikar yang disewakan untuk pengunjung supaya bisa nyaman gegoleran. Karna tipikal ombak yang lumayan besar, jadi gak ada wahana air yang bisa dinikmati. Meskipun begitu ada kapal nelayan yang siap disewa untuk kalian yang tertarik berkeliling ke tengah laut dan motor ATV yang bisa dipakai berkeliling di pasir. Kalo kami sih cuma tertarik menikmati keindahan aja dari pinggir sambil nemenin Raka guling-guling di pasir wkwkwk.

Perlu diingat kalau Pantai Tambakrejo ini kategori pantai selatan, so arusnya nyambung ya sama Samudra Hindia. Jadi harus bener-bener waspada kalau mau berenang atau main air, kami sempat diberi arahan pengelola pantai kalau dibagian tertentu dilarang untuk main air. Jadilah kami pindah ke tempat yang disarankan, meskipun rame anak-anak yang main tapi yang penting tholeque happy :D.

Setelah hampir 3 jam lamanya main air plus menelan beberapa butir pasir*wkwk*, akhirnya Raka mau diajak bilas dengan bujukan ampuh 'kita mau liat ikan di pasar'. Sama seperti Pantai Prigi di Trenggalek, di pantai ini juga punya pasar ikan. Ya meskipun lebih banyak ikan yang sudah diasap dibanding ikan segarnya, tapi kemungkinan dapat ikan segar tetep ada. ATau mungkin karna event lebaran, jadi banyak nelayan yang gak melaut?! xixixi 

Niatnya sih mau ngeVlog, tapi susah euy!
Tenda yang kami dirikan, nah yang tenda terpal di sebelah itu juga bisa dipake yaa
Antusiasme Raka di pasar ikan
Keindahan pantai menjelang sore
Ikan laut yang banyak dijual yaitu tuna, salem dan salmon (saya juga bingung knp disebut salmon, padahal salmonkan hidup di Samudra Atlantik dan Samudra Pasifik. Jadi sebut saja salmon dengan kearifan lokal ;P). Setelah beli ikan, kami lanjut cari tempat makan karna skip makan siang jadi laparnya bukan main gaiss. Namanya main ke pantai, jadi menunya tentu saja seafood. Karna suka parno sama harga makanan di tempat wisata (jam terbang membuktikannya ahahha), saya selalu bertanya harga dulu sebelum memesan. And surprisingly, harganya muraaaahh!!

Harga satu porsi nasi, ikan bakar, sambal dan lalapan cuma dibandrol 15-25ribu serta 30ribu untuk menu udang. Minumnya juga harga normal, karna sebutir kelapa muda harganya cuma 10ribu saja. Raka yang energinya terkuras makan banyak banget ikan salem bakar. Bahagialah pokoknya liburan kesini meskipun lagi high season, semoga pantai tetap terjaga jadi bisa bermanfaat untuk warga sekitarnya. Amiiiiiinnnn! Karna pengalaman pertama kami ke pantai ini menyenangkan, jadi mau mampir kesini lagi kalau low season nanti. Ada yang mau gabung?! Yuk yuk kita camping seri disini yuuuuuk!

You Might Also Like

2 komentar

  1. ngecam di pantai asik sih, tapi sering kepanasan hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaaa, harus cari pohon yang rindang xixixi

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of