Pagi di Rio De Jodipan Neiro, Malang

5/01/2018 06:32:00 PM

Alasan saya, Raka dan Fahmi bisa sampai di Kampung Warna Warni Jodipan ini sebenernya karena jaraknya deket banget sama rumah adik ipar, cuma sekitar 2,2 Km. Karna malam sebelumnya kami menginap, jadi bisa sampai disini pagi-pagi banget. Ditambah datangnya ketika hari kerja, jadilah seperti kampung milik sendiri karena belum banyak wisatawan yang datang. Sepiinya pake banget, sampe susah cari sarapan, padahal ada banyak warung-warung di rumah warga tapi belum ada yang buka. Jadinya saya dan Fahmi cuma bisa jajan sosis seribuan buat ganjal perut Hahhaah, untungnya tholeque tadi udah sarapan pake rawon di rumah bulek.

Keindahan Kampung Warna Warni Jodipan
Kampungnya memang gampang banget untuk dicari, tapi kami justru kesulitan karena bingung harus parkir mobil dimana. Gak ada lahan parkir untuk mobil yang disediakan, gak kebayang deh tumpukan mobil para wisatawan ketika hari libur tiba. Akhirnya kami malah parkir di belakang Kampung Biru yang berada di seberang jalan menuju Kampung Warna Warni Jodipan dan Kampung Tridi. Nah kami terlebih daulu masuk lewat pintu dimana Kampung Tridi berada.

Kampung Warna Warni Jodipan dan Tridi hanya dipisah oleh sebuah jembatan kaca, jadi kita bisa leluasa untuk berpindah kampung. Terletak di kelurahan Jodipan RW 02, RT 06,07 dan 08, yang berada di tepi sungai Brantas di kota Malang (Lokasi Kampung Jodipan di google maps bisa langsung klik disini ya). Kenapa disebut Rio De Jodipan Neiro? Karena ternyata kampung warna-warni semacam ini persis dengan sebuah kota di Brazil yakni Rio De Jainero, yang bangunannya dipenuhi beragam warna yang menarik. Makanya nih, nettizen banyak yang ngasih julukan kampung Jodipan ini dengan Rio De Jodipan Neiro. Bisaaaaa ajaaa deh yaa nettizen ini wkwkwwk

Penampakan Rio De Jainero (sumber)
Sungai Brantas yang memisahkan Kampung Jodipan dan Kampung Tridi
banyak spot foto gemes kaya gini nih gengs
Jembatan kaca pertama di Indonesia loh!!
Di pintu masuk kami membayar tiket Rp 6.000,- untuk 2 orang. Kampung Tridi tidak hanya bermain dengan warna, tapi juga dengan beragam gambar seni ilusi yang bisa kita nikmati. Ada juga banyak spot-spot foto yang bertebaran, pokoknya cocok sama kalian yang hobby foto ala OOTD-an. Lain buat kami yang bawa bocah di bawah 2 tahun, anaknya bosen dan malah lebih tertarik sama kereta api yang mondar-mandir. Mungkin dia bingung, kenapa orang-orang pada sibuk nempel-nempel di tembok?! Wkwkwkwk

Destinasi wisata unik ini awalnya tercipta dari program dari mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir kuliah, dengan menggandeng perusahaan cat di Kota Malang. Yang sebelumnya merupakan kampung kumuh, kini sudah jauh berubah menjadi sangat menarik, bahkan sepertinya sekarang jadi tempat yang paling hits di kota Malang. Saya yakin deh, semua mahasiswa/i yang kuliah di Malang pasti udah datang ke kampung ini.Yang udah mamak-mamak macem saya aja tertarik apalagi para kawula muda :))))))

Gemesin gak kita? Hehehe
Karena Raka seneng banget waktu liat kereta api lewat dari jembatan kaca, kami cukup lama berada disini. Konstruksi jembatan kaca Ngalam Indonesia ini dirancang oleh dua mahasiswa Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sedangkan untuk pembangunan jembatan difasilitasi oleh PT Indana yang merupakan perusahaan cat asal Malang. Jembatan hits ini belum lama loh, baru aja diresmiin pada September 2017 setelah teruji kekuatannya. Meskipun kedengeran lebay tapi desain jembatan kaca ini disebut-sebut meniru jembatan kaca ekstrim yang ada di Zhangjiajie, Cina. Mari kita apresiasi saja ya, karena berkat Jembatan Kaca Ngalam ini pengunjung yang datang jadi makin banyak. Yang semoga bisa kasih manfaat untuk para warga Kampung Jodipan dan Kampung Tridi. Aminnnn

You Might Also Like

4 komentar

  1. Malang itu padahal deket sama Lamongan cuma 4 jam aja. Tapi sampe sekarang nggak pernah main. Ada tante juga di Malang. Yang nggak ada cuma gandengan buat ke sini aja sih. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gandeng motormu aja dooong hahaha
      langsung bablas ke Blitar aja sini, kita mau explore blitar kapan2

      Delete
  2. ciamik sekali mbake, instagramable banget :D
    saya ada rencana ke Malang akhir tahun ini, harus banget berkunjung ke sini nih :)

    makasih buat inspirasinya ya mbake.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah, have fun ya nanti di Malang. Jangan lupa cobain Bakso Bakarnya Pak Man :))))

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of