Menikmati Seni Ilusi 3D di Dream Museum Zone Bali

11/28/2017 08:52:00 PM

Alasan saya bawa Caraka ke Dream Museum Zone ini selain karna doski yang belum kena tiket, saya sendiri memang penasaran sama seni ilusi 3D macam ini. Secara kan lagi kekinian banget ya, kayaknya hampir disetiap kota besar punya museum semacam ini. Pertanyaan yang paling mendasar adalah, ini gimana bikinnya yak, masa iya pake kain kanfas?! Terus yang motoin gimana ya nanti, secara lagi gak punya kang poto pribadi huhuhu. Daripada kepo, yasudalah saya segera pesen Gojek karna memang jaraknya cuma  3 Km dari kost.

Disuruh gaya takut sama mbaknya ekeke
Namanya juga #TamasyaBerduaRaka jadi ya saya datang cuma berdua si nak kicik. Karna kebetulan ayahnya yang disusulin ke Bali malah kabur ke Tomia (namanya juga pekerja serabutan)Ehehehe. Sama seperti hari-hari dan destinasi sebelumnya, pertanyaan pertama yang dilontarkan tetap sama "cuma sendirian aja kak?" Lhaaaa jelas-jelas saya bawa Raka ya, berdua dong mbak TT. Tapi saya cuma senyum terus balik nanya, "mbak ada yang bisa motoin gak di dalem?" (ini penting bgt) Hamdallah jawabannya melegakan banget, karena ada satu orang staff yang stanby disetiap ruangan. CUCOK!

Ketika masuk ke dalam, saya mulai paham kenapa harus ada staff disetiap ruangan. Lhaaa wong cara motonya gak biasa, jadi tugas mereka mengarahkan dimana kita harus berdiri serta ekspresi apa yang harus ditunjukkan. OOO jadi gini toh yang namanya seni ilusi 3D, bener-bener penuh dengan ilusi tapi keren! Entah gimana cara bikinnya.... seni memang mengagumkan.

Abis ini anaknya kabur ke ruangan sebelah
Thole menghayati perannya ya hahaha
Sekarang udah gak penasaran dong kenapa bisa begini 
Di Dream Museum Zone ini terdapat 120 lukisan yang dilukis oleh para seniman Korea. Beberapa lukisan menggambarkan kesenian serta budaya pulau dewata dengan begitu indahnya. Yang jadi favorit saya dan Raka ada di ruangan paling besar, dimana berdiri sebuah kapal layar yang gagah. Gak cuma Bali, landscape Mesir, Australia hingga dunia bawah laut juga dilukis dengan begitu cakap.

Pastikan memory hp atau kamera kalian tersedia yes, karna keluar dari DMZ hp saya langsung eror karena storagenya kepenuhan wkwkwk. Ya mau gimana, mau pake mirrorless gak sempet ngeluarinnya karena saya udah ribet ngejar-ngejar Raka yang terus lari-larian di dalam musem. Jadi maafkan atas kualitas gambar yang seadanya, karena saya cuma sempet keluarin kamera di luar museum ketika jalan pulang. Bawa anak satu repotnya kaya bawa study tour satu kelas wahahaha




Tampak luar gedung museum
Tempat pembelian tiket dan cafetaria
Di museum ini terdapat 14 zona yang dibagi menjadi 2 lantai, dilengkapi juga dengan kantin yang berada dekat pintu keluar. Tapi kami batal jajan karna stick es cream yang harganya sampe 30 ribu, dah mending es teh manis aja ya le ahahaha. Harga tiket masuknya 100ribu/orang untuk wisatawan domestik dan $10/orang untuk wisatawan asing (kids under 3yo masih free) Yang penasaran dengan museum satu ini, alamatnya ada di Jalan Nakula no. 33x Legian, Kuta. Dibuka dari jam 09:00-22.00 WITA, happy around the world ala DMZ!!

You Might Also Like

0 komentar

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of