3 Warung Wajib Kunjung Belitung

10/24/2017 08:28:00 PM

Selain riset tempat nginep dan transportasi ketika pelesir, saya ini juga sering kepo tentang kuliner atau jajanan khas serta hits di destinasi yang dituju. Alesannya karna gak mau nyesel di kemudian hari (padahal emang doyan jajan exexexe), eh beneran karna kan belum tentu bisa jodoh datang lagi, jadi sambil menyelam minum es cendol deh :3 *seugeeer* Setelah mempertimbangkan cuti mas bojo yang terbatas (karna masih jadi anak kantoran), akhirnya kami memutuskan untuk weekend getaway ke Belitung, yang untungnya untuk menuju kesana masih ada banyak tiket pesawat promo yang dijual. *andai ke Raja Ampat pun begitu yak huhuuu*

Ada yang tau foto ini dimana?? 
Nah, dari hasil riset, ada banyak banget artikel yang gak hanya memuji keindahan alamnya, tapi juga menjuarakan kuliner khas Belitung yang endeusss bangad. Apalagi kopi-kopinya yang nikmat serta legendaris, meskipun bukan coffee person saya tetep penasaran sih. Karna  mungkin aja kopi Belitung memang punya pesona/magnet lainnya. Dari hasil riset (blog walking) sana-sini akhirnya saya dan Fahmi nemu 3 warung yang paling sering dikunjungi wisatawan. Yang katanya gak sah ke Belitung kalau belum jajan di sini:


1. Mie Belitung Atep

uploadnya sambil nelen ludah *glek*
Nih pasti yang belum ke Belitung aja kayaknya udah sering ya denger kuliner yang satu ini, saking hits dan legendarisnya. Sering banget diliput media karena banyak dikunjungi artis, pejabat, sampai presiden. Kalo kata mamah saya, "Rasa gak akan bisa nipu" jadi kalau emang bener-bener enak pasti bisa diterima banyak orang. Big applause untuk Nyonya Atep, resepnya juarak *prokprokprok* 

Saya datang ketika jam makan malam, yang Hamdallah untungnya belum kehabisan. Letaknya gak akan susah ditemukan, karena berada gak jauh dari Bunderan Pusat Kota Tanjung Pandan. Kedainya sederhana banget, cuma di ruko kecil tanpa banyak sentuhan modernisasi. Tapi uniknya ada banyak frame foto yang dipajang, yang isinya orang-orang berpengaruh yang pernah makan di kedai ini. Sesuai dengan namanya, pemilik kedai mie Belitung ini bernama Nyonya Atep. Kedai ini sudah dibuka hampir 45 tahun lamanya, Nyonya Atep sendiri yang meraciknya, malah saya sempet liat beliau masih sempet melayani pengunjung.

Asli, ayamnya banyak banget gak boong
Kuliner khas Belitung ini terbuat dari mie kuning yang disiram dengan kuah kaldu udang. Di dalam mie terdapat campuran udang, potongan tahu, tauge, emping, dan timun. Kuahnya agak kental yang terasa gurih dan manis. Sekali coba langsung jatoh cintak! Mas Fahmi sampe nambah satu piring lagi, kalau saya lebih memilih untuk coba menu lainnya, yakni Nasi Tim Ayam. Isinya nasi putih yang atasnya ditumpuk irisan ayam berbumbu, dilengkapi dengan emping dan acar ketimun. Keduanya lezat, apalagi kalau minumnya pakai Es Jeruk Kunci. Nagihin! 


Jl. Sriwijaya No. 27 
Tanjung Pandan Belitung 
Telp: 0719-21464

2. Ruma Makan Belitong Timpo Duluk


Saya ingat betul, ketika ke warung makan yang satu ini kami dibuat menunggu begitu lama karna pengunjung sedang ramai. Yaah mau gimana lagi, kalo warungnya di belakang rumah aja sih kita pulang dolo wkwkwk. Resiko datang ke tempat hits sih ya, tapi saya dan Fahmi jadi makin antusias karna artinya kedai ini memang recomended.*elus elus perut*

Kami memesan Dulang Set, Dulang sendiri artinya hampir mirip dengan kata dulang dalam bahasa Jawa, yaitu makan. Asiknya Dulang Set ini karna bisa nyobain berbagai menu sekaligus, isinya ada Gangan (must try item), Ayam ketumbar, Sate ikan, Sayur, sambal ati ampela, Lalapan, serta Sambal serai. Ya Allah, Gusti, Pangeran, kok ini enaaaaaaak bangeeeeeet. Masaknya gemanaa pake apa toh??!! *nulisnya sambil nelen liur* *ah rese jadi pengen lagi*

Add caption
Maaf ya kalo saya lebay dan kalian jadi ngeces, karena serius semua makanannya enak-enak banget. Apalagi si Gangan, yang punya paduan rasa khas kunyit, rasa asam nanas serta pedas kuah kuningnya yang segar di lidah. Sambalnya juga enak, ah semualah pokoknya. Selain makanan enak yang jadi daya pikat, keunikan lainnya ada pada bangunan rumah makan ini. Yang ternyata merupakan Rumah Tradisional Melayu Belitong.vHebatnya lagi, bangunannya merupakan warisan budaya yang dilindungi oleh pemerintah Kab. Belitung.

Konon beragam menu yang super lezat ini merupakan resep yang sudah disajikan sejak 1918. Wah nenek moyang lidahnya udah dimanja dong ya di sini *ehehehe. Buat saya yang melekat  dari warung ini gak cuma rasanya yang enak, tapi juga tampilan ruang makannya yang dihiasi banyak pernak-pernik unik mengarah jadul. Brilliant banget deh idenya.


Jalan Lettu Mad Daud No. 22
Kampung Parit, Tanjung Pandan
Belitung Telp: 0719-9223242 
Buka mulai pukul 11.00 WIB - 22.00 WIB


3. Warung Kopi Ake

Bapak Ake si pemilik warung kopi
Ini dia yang paling istimewa, datang ke warung kopi ini membuat saya begitu amaze dengan budaya mengopi di kota ini. Gimana enggak, saya fikir yang namanya warung kopi bakal identik dengan bapak-bapak yang asik ngobrol, sambil menghisap rokok di malam hari. Persepsi itu runtuh dengan datang ke warung kopi yang sudah  berdiri sejak tahun 1922 ini. Gak cuma bapak-bapak aja yang saya temui, tapi juga ibu-ibu, emba-emba, mas-mas sampai remaja usia 15 tahunan ikut menikmati kopi di warung ini. 

tamunya sampe tumpah ke jalan
Kopi terenak yang pernah saya seruput (saya jauh hksss)
Saya jadi percaya bahwa kopi yang punya signature sendiri, pasti akan menemukan penggemarnya sendiri dan bertahan lama. Gak perlu banyak menu atau sentuhan modernisasi, kalo nikmat ya pasti panjang umur. Warung Kopi Ake ini contoh nyatanya. Warung ini juga menjadi watung kopi tertua di Tanjung Pandan, hak heran kalau hampir semua peralatan untuk meracik kopi masih menggunakan peralatan asli, seperti ketel, tempat air, maupun alas meja yang menggunakan plat besi bertuliskan iklan bir.

Kawasan Kafe Senang Tanjung Pandan.
Jl. Veteran No. 47 (gak jauh dari Mie Belitung Atep)

***

Aslinya ada banyak banget kedai atau warung makan yang recommended di Belitung, apalagi kedai kopinya. Tapi sayangnya kami cuma 2 hari jadi gak banyak yang bisa dicoba, ditambah kami datang ketika bulan ramadhan loh, jadi siangnya gak bisa jajan. HAhahaha semoga ada kesempatan untuk main lain ke Belitung yaaa, amiiiiiin! 

You Might Also Like

2 komentar

  1. satu dan dua udah dicoba, sayang yang ketiga belum. waktu itu mampirnya ke Kopi Kong Djie, jadi pengin balik Belitung lagi dan nyoba Kopi Ake.

    dan belum kesampaian ke Lengkuas juga karena hujan, hahaha.

    ReplyDelete
  2. Warkopnya byk pelanggannya y, sampai tumpah ke jalan. Salam kenal mbak Putri

    ReplyDelete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of