Nusa Dua Private Beach, A Perfect Balinese Getaway

8/26/2015 03:20:00 PM


Kalian percaya dengan istilah 'someday'?! Sebaris kata yang selalu ikut serta saya ucap ketika inginkan sesuatu, banyaaak banget sampai nggak tau lagi ada berapa jumlahnya di dalam perbendaharaan kamus hidup saya. Banyak orang yang pesimis, tapi saya yakin ada lebih banyak orang yang optimis dan yakin dengan istilah tersebut. Tahun 2012 lalu adalah waktu dimana saya pertama kalinya datang untuk berlibur ke Bali, salah satu tujuannya yakni ke Water Blow yang letaknya berada di kawasan Nusa Dua, Bali. 

Udah tau dong, kalau kawasan ini kebanyakan adalah private beach yang dimiliki five stars hotel dan resort di sekitarnya?! Yang artinya hanya tamu yang menginap saja yang boleh menikmati keindahan private beach ini. Dan gumaman untuk 'suatu hari' bisa menikmati Nusa Dua private beach pun terucap di dalam hati begitu saja. Keinginan yang nggak begitu spesifik itu akhirnya diwujudkan Sang Khalik dengan gratis menginap di Courtyard Marriott selama 2 malam pada Juli 2015 lalu. Hahhahaa, mahmud bahagia bukan main loh. Pssstt! Watch your greetings heart deh pokoknya guys! (Baca Juga: Courtyard Marriott, Hotel Bintang Lima Rasa Nusa Dua)

Cafe and resto milik Courtyard Marriott yang berada di tepi pantai
Nggak perlu takut untuk ditagih bayaran, kursi-kursi ini tentu saja free
Keadaan pantai yang sepertinya sedang surut
Meskipun baru terwujud pada kunjungan kelima kalinya ke Bali, Tuhan tetap amat sangat keren karena menjabah keinginan konyol ini dengan teramat manis. Yah kan abisnya saya udah sering diusir-usir dari private beach karena bukan salah satu tamu yang menginap, kala itu private beach asa berkilauan indahnya gitu di mata saya pribadi. <----- Hahhaaa anaknya suka drama.

Saya tiba di Bali sendirian karena waktu itu si Masbeb punya kerjaan yang nggak bisa ditinggalkan, sedangkan batas penggunaan voucher hotel sudah hampir habis (nasip gratisan). Iya! Hotelnya bintang lima tapi boboknya nggak bareng suami Haaaaaaffft. Tiba di Ngurah Rai, bukannya milih taxi saya malah menembus puluhan ajakan yang super agresif itu, langkah kaki saya terus melaju hingga ke arah parkiran bandara. Lalu..... Ojek bang, ke Nusa Dua berapa?! :))))))

Karena kangen berat dengan Bali, jadi rasanya ingin menikmati udara dan atmosfirnya dari atas motor. Si Abang Ojek yang asli orang jawa ini jarang bawa penumpang ke Nusa Dua, karena umumnya yaa paling ke Kuta kalo nggak Poppies Lane. Sempet nelpon-nelpon temennya karena nggak tau letak pasti Courtyard Marriott, akhirnya saya coba meyakinkan si abang "Udah jalan aja bang, nanti aku arahin pake google maps!"

Perjalanan berakhir dengan situasi yang begitu canggung, karena ojek saya digeledah oleh security sebelum memasuki area hotel yang sudah pasti cuma saya tamu yang datang dengan naik Ojek. Wahahhaa suweeerr, merasa keren abis!!

Puanasnya pooolll!!
Tapi nggak mau kalah sama panas, akhirnya turun juga
Pihak hotel Courtyard Marriott setiap harinya akan menyediakan shuttle bus untuk mengantar tamu yang menginap jika ingin main-main ke pantai, mulai dari pagi hingga maksimal pukul 8 malam. Cukup duduk manis aja di lobby, gak lama minibus akan segera datang menjemput. Manja banget sih put, mau mantai aja pake dianter.... Laaaah yah kan mumpung dikasih fasilitasnya, sekali-kali jadi flashpacker gak papa dong?! Enaaaaa' :p

Saya akhirnya menginap bersama Kak Layli, teman yang memang kebetulan tinggalnya di Bali, hotelnya yang super nyaman aselinya bikin kami mager untuk pergi ke pantai. Tapi karena penasaran dan tinggal duduk manis tanpa perlu jalan jauh, baiklah kami beranjak untuk mantai. Asiknya ke private beach adalah, adanya berbagai fasilitas yang bisa kita pakai dengan hanya menyebutkan nomer kamar, nggak berisik dan toiletnya pun gratis.   

Semua berpasangan, mahmud cendilian anett -____-
Langitnya bagus, tapi karena beraawan airnya jadi kurang biru ;')
Pasir pantai memang selalu adorable
Rombongan turis yang nggak diijinkan duduk ;'(
Pasangan paling cute ini bikin ngiri, dunia serasa milik berdua yang lain ngekost
Bali masih sering hujan, semakin siang awan makin tebal
Jadi begini toh rasanya private beach?! Masih lebih seru virgin beach di Lombok ah. xixixi
Setelah sekian lama nggak bertemu pantai, saya jadi langsung meluncur turun sendirian ke air meninggalkan kak Layli di kursi malas. Tepat jam 12 siang, bisa dibayangin dong gimana panasnya?! Meskipun keadaan laut yang sepertinya sedang surut dan ada banyak pasangan mesra yang bikin hati panas, untungnya awan sedang bagus. Membuat saya merasa asik sendiri memotret sekitar.

Akhirnya, saya bisa duduk-duduk nyaman di private beach tanpa harus diusir. Tapi itu nggak lama, karena bukannya menikmati keinginan yang jadi nyata, saya malah jadi nggak tega ketika melihat orang lain yang ditegur oleh petugas hotel untuk beranjak pindah dari area Courtyard private beach ini. Aduh mas, saya tau banget rasanya diusir gitu looooh.... Kak Lay.... lapeeer, cari mie rebus aja yokk!! *anaknya gak bakat jadi orang gedongan*

Ps: All Photos taken with Olympus E-PM2

You Might Also Like

8 komentar

  1. Itu sandal Harris ya? Haha #mirip

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahaha iya beneeer vel, emang sandal HARRIS.
      paling the best deh sandal mereka mah, pewe bgt, yang bintang 5 aja kalaaaah! Xixixixi

      Delete
  2. Kak, ajari aku dapat pocer hotel hits gini dong. Plis. Tapi jangan bilang masbeb-nya ya ;) *kedip2*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Adduuuh aku juga jarang dapet aslinya lhoo, ini kalo gak salah hadiah mas beb live tweet waktu launching AirAsiaGo duluu. Sisanya ya kembali ke rejeki xixiixi

      Delete
  3. aku jg ga setuju kalo pantai dibatas2in gini -__-.. walopun bukan pecinta pantai, krn ga kuat ama panasnya yg bisa bikin pingsan ;p, tp ttp aja mnrtku mah pantai itu milik semua org... toh ini pantai marriot juga ga bgs2 amat kalo diliat :D Tapi gmn lg ya mba... yg punya duit yg berkuasa sih -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaaaaa, tapi mungkin kalau gak gitu udah kotor banget kali ya mbak ?! :'(

      Delete
  4. Put, aku akan nikmati private beach yang sudah kamu nikmati juga...tapi kalau nikmatin nya sendiri makin private kali ya hehe...tapi daripada ditanya "kapan nikah?"

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAHHAHAAA better question-lah yaaaa koh?! xixixii
      coba kamu ajak Adlien kesana... mungkin semakin private karena orang gak mau datang takut sm pertanyaan itu. wahahaha

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of

Putagram