Mengenal Dan Mengagumi (Karya) Affandi Lebih Dekat

4/15/2015 12:18:00 PM

Lebih keren yang mana; Generasi muda yang antri di bioskop untuk nonton Fast and Furious 7 atau yang datang berkunjung ke Museum?! Untungnya saya generasi muda banget yang mengimbangi keduanya. Meskipun saya anak IPS yang nilai sejarahnya lumayan tidak bagus, tapi jujur, saya suka banget sama suasana museum. Apalagi kalo security-nya selucu Ben Stiller di film Night at the Museum, bisa ikutan ngeronda bareng tiap malem untuk liat si (monkey) Dexter joget. 

Berkunjung ke Museum Affandi adalah sebuah pencapaian besar untuk diri saya pribadi, karena sejak kecil sudah sangat mengagumi sosok seorang pelukis, khususnya beliau. Menurut saya mereka sangat brilliant, bisa mendeskripsikan perasaan dan imaginasinya secara nyata, menumpahkan warna sesuai emosi yang sangat jujur. Hanya dengan jari-jari yang jelas bentuknya sama seperti manusia pada umumnya, mereka berhasil membuat kertas kosong 'merasa beruntung', menjadi lebih bernilai. Juga mengingatkan moment-moment ketika saya nangis-nagis kejer minta dibuatin lukisan sama si abang Ferry Prabowo untuk tugas sekolah. Psssst, doi jago banget menggambar!

Semga bisa punya anak pelukis, amin!
Kompleks Museum Affandi menempati tanah sekitar 3.500 m2, yang terdiri dari bangunan utama museum, bangunan pelengkap dan bangunan rumah tinggal Affandi serta keluarganya sendiri. Pembangunan museum ini dilakukan secara bertahap dan dirancang sendiri oleh Affandi. Jadi ketika tiba di museum saya bisa langsung menilai bagaimana pribadi beliau dari tata letak bangunan dan lingkungannya. He's so Gorgeous!! >,<

Tidak ada guide yang memandu, tapi kami menerima tiket dan brosur yang cukup memberikan informasi tentang sejarah museum yang Galeri I nya selesai pada tahun 1962 ini. Ditiap lukisanpun terdapat keterangan dan makna dari lukisan yang terpajang. Ketika memasuki Galeri I yang memajang hasil karya Affandi dari tahun-tahun awal hingga tahun terakhir semasa hidupnya, perasaan kagum sepertinya sudah nggak mampu lagi untuk dibendung. Lukisan karyanya terdiri dari sketsa di atas kertas, lukisan cat air, pastel, serta cat minyak di atas kanvas. Dan semuanya baguuuuuuuuus sekaliih! 

Galeri 1 adalah galeri yang paling memukau
Tiket masuk yang harganya 20.000,- serta free soft drink
Beberapa hasil karya Affandi
Di Galeri I juga terdapat hasil karya dua buah patung berupa potret diri dan satu patung lain bersama putrinya Kartika. Sebuah mobil Colt Gallant tahun 1976 yang keliatannya sudah banyak dimodifikasi sana-sini ternyata adalah mobil kesayangan beliau semasa hidupnya, ada juga sepeda ontel dan sejumlah penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri. Betapa kerennya Mr. Affandi ini, nggak usah ditanya lagi beliau udah kemana aja, namanya juga pelukis ternama, Paris dan Roma aja sih lewaaaaat. (karna ada sketsanya di galeri 2)

Kalau kalian menemukan Cafe Loteng di tengah kompleks museum, disanalah terdapat bagian rumah tinggal Affandi dan keluarganya, entah masi ditempati atau tidak, tapi saya dan Fahmi hanya duduk-duduk sebentar untuk menikmati soft drink gratis. Bentuknya berupa rumah panggung, dengan konstruksi tiang-tiang kayu penyangga dan atap yang berbentuk seperti pelepah daun pisang, pokoknya unik banget! Tempat yang kini menjadi cafe dulunya adalah garasi mobil pribadi milik Affandi.

Ada bangunan mencolok lainnya yakni sebuah gerobak raksasa yang telah dimodifikasi menjadi sebuah kamar, lengkap dengan dapur dan kamar kecilnya, dibangun Affandi atas permintaan Maryati istrinya sebagai tempat beristirahat. Apa memang semua pelukis dan seniman itu romantis serta pintar meluluhkan hati wanita ya?! Lalu kenapa saya baru menyadarinya, Gusti!*nyalip*

Bekas kediaman Mr. Affandi
Lukisan terfavorit yang berada di Galeri III
Sketsa Kota Roma, berada di Galeri II
Pemutaran film dokumenter di Galeri III
Galeri II resmi dibuka pada tahun 1988 atas bantuan dari Presiden Soeharto, menempati areal tanah seluas 351,5 m2. Galeri kedua ini memamerkan lukisan milik Affandi dari artis-artis ternama seperti Sudjojono, Hendra Gunawan, Barli, Mochtar Apin dan pelukis ternama lainnya. Karena memang mereka adalah sahabat-sahabat Affandi yang memiliki gaya melukis berbeda-beda. Tidak hanya lukisan, karya seni seperti instalasi dan patung juga terdapat di galeri ini.

Masuk ke Galeri III ini cukup menyenangkan, karena galeri yang satu ini punya tiga lantai, jadi dari sini kita dapat melihat kompleks museum secara keseluruhan. Lantai 1 digunakan untuk ruang pameran yang isinya dari karya-karya keluarga, lantai 2 ruang perawatan dan ruang bawah tanah sebagai ruang penyimpanan lukisan. Disini juga kami sempat menyaksikan pemutaran film dokumenter yang mendokumentasikan proses melukis Affandi ke mancanegara. 

Studio Gajah Wong 
Koleksi lukisan Affandi yang tersimpan saat ini berjumlah 300 buah, semua dipamerkan berkala secara bergantian di museum ini. Mr. Affandi yang super-duper-extra talented wafat pada tanggal 23 Mei 1990 (duh saya aja belum lahir :| ) yang pemakamannya berada diantara dua bangunan Galeri I dan Galeri II berdampingan dengan istrinya. 

Harus menyisihkan waktu cukup lama jika ingin berkunjung ke museum keren ini, selain galeri dan banyak bangunan pelengkapnya, Studio Gajah Wong juga bisa ditengok-tengok karena terdapat banyak lukisan alam yang sangat indah, studio ini berfungsi sebagai tempat kursus melukis bagi anak-anak maupun dewasa. 

Museum Affandi
Jalan Laksda Adisucipto 167
Yogyakarta 55281-Indonesia
telp/fax : +62.274.562593

You Might Also Like

4 komentar

  1. Anakku jurusan IPA tp yo suka nglukis mak. Lukisannya abstrak gini yg aku nggak mudeng. Klo lomba di mal nggak pernah menang krn yg dipilih gambar yg bagus2& indah2. Tp klo jurinya seniman pasti nyangkut salah satu walaupun cuma nglukis satu drum bekas minyak yg sudah karatan. Barulah disitu aku tau bedanya menggambar sama melukis. Jangan2 gambarku yg jelek itu adalah lukisan ya? Hahaaa kidding.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bakat jadi seniman tuh mbak, asah terus biar makin proo. Seneng banget loh, kalau punya keluarga pelukis. Hahaha coba gambarmu dikirim ke lomba jugak. xixixixi

      Delete
  2. Salut buat putri......
    Masih muda....perempuan.... tp jiwa seninya tinggi banget......
    Mantaapp

    ReplyDelete
    Replies
    1. Asiiiiik masih mudaaaa, hihi makasih kak!

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of