#LiburanDiYogya : Museum Ullen Sentalu, Wisata Museum Terfavorit

3/13/2015 05:57:00 PM

Sebagai orang turunan Jawa (Ibu-Bapak dari Brebes, Jawa Tengah) saya termasuk keturunan yang sangat buta mengenai sejarah Jawa itu sendiri. Jangankan sejarahnya, malah masih suka gagal menerjemahkan bahasa Jawa halus, jangan ajak ngobrol saya bahasa Jawa deh kalau nggak mau ada kesalahpahaman diantara kita. Hakhak

Sampai tiba dikesempatan untuk mengujungi Museum Ullen Sentalu, Yogyakarta. Museum Ullen Sentalu merupakan museum yang didirikan oleh keluarga Haryono, menariknya keluarga ini telah mewarisi kebudayaan Jawa secara turun-temurun (sesuatu yang sangat keren buat saya pribadi). Disebut Ullen Sentalu, karena memiliki makna nyala blencong yang menerangi (pelita kehidupan manusia), yang merupakan sebuah konsep dari misi pelestarian nilai dan martabat budaya Jawa. Percaya deh, keluar dari museum ini saya langsung merasa bangga dan keren menjadi orang Jawa.

Bagian taman Ullen Sentalu diambil dari Beukenhof Cafe
Ketika datang dan telah membeli tiket masuk kami diminta menunggu, karena setiap ada rombongan yang datang akan ditemani oleh pemandu dari museum yang akan menjelaskan banyaaaaak sekali sejarah yang sangat menarik. Tour berlangsung selama 50 menit dan tidak diijinkan untuk mengambil gambar atau menyentuh benda-benda bersejarah museum. 

Kenapa orang jawa itu keren?! Karena nyatanya selama seribu enam ratus atau bahkan lebih dari dua ribu tahun lamanya. Adalah rentang waktu yang telah membentuk budaya Jawa yang kita kenal hingga sekarang ini. Evolusinya telah melalui berbagai zaman seperti : Mataram Kuno, Medang, Kediri, Singasari, Majapahit, Demak, Pajang, juga Mataram beserta empat cabang sempalannya, yakni Surakarta, Yogyakarta, Mangkunegaran, dan Pakualaman. Kok, kamu hafal put ?! (anak solehah rajin nyatet :p)

Ruangan pertama akan terdapat panel yang berisi sejarah berdirinya museum oleh Keluarga Haryono yang memang ada keturunan keraton, Gamelan Kyai Kukuh, serta lukisan yang melukiskan beberapa tarian seperti Tari Serimpi Sari Tunggal, Tari Golek Menak, Tari Topeng dan lukisan seorang Putri Rengganis yang memang sangat lihay menari. Sesuai aturan, tidak ada gambar yang bisa kami abadikan tapi itu justru membuat pengunjung lebih fokus untuk menyimak si pemandu.

Pintu dan tiket masuk
Ullen Sentalu juga memiliki arsitektur yg sangat nyaman;)
Terdapat beberapa bagian dalam museum, seperti Ruang Seni Tari dan Gamelan, Ruang Batik, Ruang Putri Idaman/Dambaan, Kampung Kambang ( karena berada diatas air) dan terakhir Royal Room Ratu Mas (permaisuri Sri Susuhunan Pakubuwono X) dimana kita dapat menikmati minuman khas yakni Wedang Ratu Mas, yang resepnya berasal dari beliau.

Kalau kalian pernah terkagum-kagum oleh kehidupan kerajaan Inggris atau Korea di film, kalian pasti akan langsung berubah fikiran dan beralih mengagumi kerajaan-kerajaan Jawa dimasa lampau setelah mengetahui sejarahnya. Bahwa seorang Raja tidak boleh hanya tahu masalah politik, mereka juga harus menguasai kesenian, sehingga setidaknya mereka menciptakan sebuah tarian. Bahwa semua putri dan permaisuri wajib menguasai minimal 3 bahasa yakni Belanda, Inggris dan Jawa. Hingga penggunaan cincin, kalung bahkan motif batik di kerajaanpun memiliki aturan dan filosofi yang sangat mendalam. K-E-R-E-N yak ??!

Ruangan yang paling saya nikmati adalah Ruang Syair untuk Tineke. Ruangan ini berisi surat-surat untuk GRAj Koes Sapariyam, putri Sunan PB XI, yang memiliki panggilan akrab Tinneke. Surat-surat yang ditulis antara tahun 1939-1947 ini ditemukan dalam buku kecil di ruangan Kaputren Keraton Surakarta,  syair tersebut ditulis oleh kerabat dan teman-teman beliau dalam bahasa Belanda. Surat-surat ini ditujukan untuk menghibur Tineke yang sedang bersedih hati, karena ibunda beliau, Ibu Ageng, tidak menyetujui kekasih pujaan hatinya

Ruangan favorite lainnya adalah Ruang Putri Dambaan/Idaman yang berisi album hidup GRAy Siti Nurul Kamaril Ngarasati Kusumawardhani Soerjosoejarso, atau lebih dikenal dengan nama Gusti Nurul. Putri tunggal HRH Mangkunegara VII dengan permaisuri GKR Timur Mursudariyah ini konon menjadi salah satu putri tercantik di masanya, sehingga banyak pangeran yang ingin meminangnya. 

Anak-anak SMA yang menjadi rombongan saya dan Fahmi
Walaupun Gusti Nurul tinggal di dalam lingkungan keraton, beliau memiliki gaya dan pandangan hidup yang cukup modern untuk masa itu. Karena bersekolah di sekolah Belanda, serta gemar melakukan hal-hal yang tidak lazim dilakukan oleh putri keraton pada masa itu, seperti main tenis, berenang, dan berkuda. Bahkan kegemaran berkudanya beberapa kali memenangkan berbagai perlombaan berkuda. Beliau juga dikenal dengan keberaniannya dalam mendobrak kebiasaan-kebiasaan lama, salah satu diantaranya adalah beliau berprinsip tidak mau dipoligami.

Tanpa terasa 50 menit sudah tour berlangsung, senang rasanya memiliki rombongan para pelajar SMA yang begitu semangat untuk bertanya pada mbak Citra (pemandu museum kami), banyak sekali ilmu yang telah kami dapat. Seperti niat mulia keluarga Haryono mendirikan museum ini, saya pun memiliki harapan yang sama, semoga sejarah kerajaan Jawa yang sangat berharga dapat terus dilestarikan oleh generasi muda yang akan datang. Museum Ullen Sentalu ini telah menjadi museum terbaik yang pernah saya kunjungi sejauh ini, semoga setelah membaca review ini kalian jadi tertarik main kesini ya?!

Thanks Ullen Sentalu *big hug*
Museum Ullen Sentalu
Jl. Boyong Km 25, Kaliurang Barat, Sleman,
Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia
+62 274 895161

Ps: Berlibur di Yogyakarta akan lebih effisien jika menginap di hotel yang berlokasi strategis, nyaman, dan pelayanannya ramah seperti di Hotel Gallery Prawirotaman. Berlokasi di derah Prawirotaman, banyak tempat menarik, kuliner enak dan pusat perbelanjaan berada dekat dengan Hotel Gallery Prawirotaman. Untuk mendapatkan diskon tambahan, pemesanan kamar bisa dilakukan disini.

You Might Also Like

12 komentar

  1. Candinya terlihat alami atau kurang terurus yah, kok bisa lumutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu cuma patung depan pintu exit kak, karena diluar keujanan jadi lumutan gitu deh
      tapi isi didalam museum dirawat dengan baik banget kok :D

      Delete
  2. Aku sendiri orang jawa asli dan baru tau juga fakta tentang Raja,Putri,dan Permaisuri nya,mereka semua kereeeeeeen bangettt, coba sekarang diterapin di Indonesia,tiap kepala daerah mesti punya keahlian kayak gitu,gak cuma keahlian manipulasi duit #ehhh haha bagus reviewnya

    Salam,

    imalavins.blogspot.com :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo salam kenal, sedih juga kalo ngebandingin pemimpin dulu sama yg sekarang ya?! adi kepingin dipimpin para raja lagi ajah hehhee

      Delete
  3. the best museum in Indonesia, eh?
    aku masih inget rasa miuman khusus yg disajikan mbak. jamu tapi rasanya gak kayak jamu :)

    btw, mampir ke kalibiru gak mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum nemu Museum yang lebih baik dari ini, yes!
      Wedangnya enak banget ya, bikin tenggorokan adem :)

      Nggak sempat ke sana, abis katanya rame banget mau foto hrs antri jadinya dicoret dari list. hehe

      Delete
  4. No doubt, setelah baca inj, yakin harus ke sini. Thanks for sharing, Putri. Btw... mau dong nginep gratis eh diskon gede di Prawirotaman hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama, memang wajib banget dikunjungin museumnya..
      Bisa.. bisaaa,, buruan di proposed aja mbak xixixii

      Delete
  5. Anonymous15.7.15

    mbak.. saya asli jogja tapi malah belum pernah ke beberapa tempat di jogja yang mbak kunjungi.. hahaha jadi iri dan amazed bgttt..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti abis ini mau dong keliling Jogja?!
      Duh kak, saya aja seminggu kurang di sana, beruntung banget kamu tinggal disana :))

      Delete
  6. aku juga pernah kesana baru sekali sihhh kak dan kebetulah pemandunya juga mbk citra...say juga suka pas di ruang syair" ituhhh suratnya so sweet bgt...dan di Ullen Sentalu juga pertama kalinya saya minum wedang jahe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaaah Ayu, kita sehati :))))

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of