Tips Menikmati Liburan Imlek Versi Putrinyanormal

2/16/2015 09:11:00 PM

Imlek memang perayaan tahun baru bagi kalangan Tionghoa. Tapi meskipun bukan berasal dari etnis Tionghoa, nggak ada salahnya dong untuk ikut meramaikan Imlek dengan mencoba mengenal tradisi dan ritual selama perayaan Imlek?! Justru itu malah bisa menjadi tambahan ilmu pengetahuan yang berharga. Selain nambah ilmu, kita juga bisa bisa sekalian untuk berwisata budaya. 

Sekedar mencari objek foto ke Kelenteng 
Mampir ke Kelenteng

2 tahun lalu saya sempat mampir ke Klenteng Tangerang yang berada di dekat Pasar lama, dan banyak banget hal menarik yang bisa ditemukan seperti melihat secara langsung bagaimana orang Tionghoa merayakan Imlek. Saya pun menemukan beberapa orang yang membawa kamera yang hanya sekedar ingin memotret cara mereka melewati perayaan tersebut di kelenteng. 

Kelenteng pasar lama Tangerang
But keep respect yaa, kelenteng yang merupakan tempat orang beribadah menuntut kita untuk tetap menjaga attitude bertamu. Sekedar memotret ketika beribadah sih boleh saja selama tidak sampai mengganggu umat Tionghoa.

Wisata Sejarah di Pecinan 

Terdapat banyak Pecinan di kota-kota besar di Indonesia yang menawarkan wisata sejarah yang menarik, salah satunya yang heboh tahun ini sepertinya berada di Semarang dan Solo. Mulai dari kelenteng-kelenteng kuno yang mencerminkan bagaimana perjuangan orang Tionghoa saat pertama kali datang ke Indonesia, sampai rumah-rumah juragan kaya etnis Tionghoa. 

Berwisata budaya itu seru loh (modelnya anak Tangerang langsung hehe)
Kita juga bisa menjelajahi sendiri sejarah-sejarah yang ada di Pecinan. Atau mungkin ikut dalam komunitas sejarah yang biasa mengadakan wisata sejarah. Kalau memang ingin lebih merayakannya secara totalitas mungkin bisa langsung berkunjung ke kota yang memang terdapat banyak etnis Tionghoa di kota tersebut, seperti yang diupayakan oleh kementrian pariwisata (@indtravel) kita tahun ini untuk menarik wisatawan ke Semarang dan Solo yang menggelar perayaan Imlek dengan sangat meriah. *kemudian inget ditinggal suami kesana :(*

Mencicipi Camilan Khas Imlek

Kue keranjang yang fenomenal (sumber google)
Di Pecinan bahkan pasar-pasar swalayan pasti akan bermunculan aneka penganan khas Imlek. Yang paling populer kue keranjang, kue teratai, kue maho atau kue mangkok, kue semprit, dan kue almond. Cicipi langsung ataupun olah kembali juga bisa, misalnya kue keranjang yang digoreng kembali sama tepung, duuh Mama saya paling suka buatin yang satu ini. Ada pula aneka manisan dan buah-buahan khas Imlek seperti pir madu dan jeruk 

Menonton Wayang Potehi

Yang belum tau wayang jenis ini mungkin bisa saya kasih contoh dari tokoh Unyil. Sama halnya dengan Unyil, Wayang Potehi ini terbuat dari kain seperti boneka dengan lubang di bagian bawah untuk digerakan oleh telapak tangan yang dimasukkan kedalamnya. Fyi, Seni Wayang Potehi ini merupakan pertunjukkan khas Tionghoa yang sudah berusia ribuan tahun loh. 

Kisah yang dipentaskan Wayang Potehi, biasanya adalah cerita-cerita legenda dari negeri Tiongkok. Paling terkenal adalah legenda yang jadi favorite saya sejak kecil yakni legenda Kera Sakti. Di Jakarta, beberapa mal mempertunjukkan Wayang Potehi bagi pengunjung atau mungkin bisa menonton Wayang Potehi langsung di kelenteng-kelenteng. 

Melihat Pembuatan Pernak-pernik khas Imlek

Ketika Imlek, ada beragam pernak-pernik sampai penganan khas yang muncul hanya saat Imlek saja. Contohnya kue keranjang, lilin merah ukuran besar yang biasa digunakan untuk beribadah, hio atau dupa, sampai lampion. Di Jakarta, beberapa barang ini bisa dibeli di daerah Petak Sembilan. 

Lampion yang sangat identik dengan perayaan Imlek
Ada lagi pabrik hio yang berada di Kampung Melayu Barat, Teluk Naga. Giman kalo mau liat pembuatan kue keranjang? Well, mampir saja ke tempat Nyonya Lauw yang juga berada di Tangerang. Atau, menyaksikan pembuatan lilin-lilin besar di Lilian Candles, Bandung, Jawa Barat. Melihatnya secara langsung pastinya akan lebih seru bukan?!  

Berfoto dengan Baju Cheongsam

Rata-rata di Jakarta banyak tempat jasa foto yang sengaja menyediakan busana cheongsam ketika moment Imlek tiba, kalau memang nggak kepengin ke foto studio dan mau narsis sendiri ya harus beli sendiri baju Chengsamnya. Nggak akan kesulitan karna sejak awal Februari ini sudah banyak mall-mall yang menjual pakaian-pakaian tradisional Tionghoa tersebut menjelang Imlek. Sekali-kali liburan dengan gaya yang berbeda boleh dong?!

You Might Also Like

4 komentar

  1. Ke Batam nyobain kapal Cheng Ho doonggg... :p
    *lalu dilempar kipas*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiiiiiiiiiiih kalian kok asik sekalih sii.. bajunya kembar-kembaran, aku mau dong jadi geng TBI juga ;P

      Delete
  2. ah, aku kangen suasana Imlek pas masih kuliah di Penang :) Mungkin krn di sana mayoritas etnis Tionghoa, jd suasananya jg lebih meriah, mungkin sama kayak kita lagi ngerayain IdulFitri :D

    iya tuh mba, aku dari dulu jg penasaran pgn liat cara bikin kue keranjang... temen kuliahku yg chinese suka bawain tuh..dan enak kalo mrk masak , kenapa pas aku yg goreng pake tepung ga seenak itu -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya Penang yaa, waktu kesana gak imlek keliatan kok yg jual makanan orang Chinese semua.. pastilah meriah ya.

      Huahaha mungkin mereka punya resep rahasianya kak ;D

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of

Putagram