Floating Market Lembang, Nggak Perlu Jauh ke Thailand

2/06/2015 02:49:00 PM

Floating Market ini sebelumnya sudah berkali-kali kami lewati begitu saja ketika pulang plesiran dari Lembang, ada banyak papan petunjuk besar yang mengarahkan destinasi wisata ini, tapi karena belum terlalu tertarik akhirnya selalu kami skip. Sampai akhirnya mendadak saya merindukan suasana Melaka River, ya-kan nggak mungkin kalau harus mendadak beli tiket pesawat ke Malaysia?! Well, kami nggak se-tajeeer itu!

Jangan lupa beli arum manis raksasa!
Iseng bertanya sama temen kost si @pratiwi18 berapa harga tiket masuk ke Floating Market, doi bilang "cuma Rp. 10.000 kok!" Berhubung rindu yang tak terbelenggu ini, langsunglah saya seret Fahmi hari itu juga ke tempat yang mirip-mirip Melaka karena banyak perahunya. Saya nggak mau berekspektasi tinggi dulu sama Floating Market, karena ketika ke Dusun Bambu beberapa waktu lalu kami akhirnya kecewa berat (karena tidak value for money sama sekali). So, just let it be.... yang penting bisa cuci mata ;)

Kami datang di hari weekday, karena kalau weekend pengunjung bisa sangat membeludak banyaknya. Ketika sampai di pintu masuk kami diminta membayar Rp. 35.000 (untuk dua orang dan satu motor), baiklah harga masih terhitung dalam batas wajar. Dan benar saja, pengunjung Floating Market hari itu tidak terlalu banyak sehingga kerinduan akan Melaka bisa sedikit sukses terobati.

Danau dari arah pintu masuk utama
Entah kenapa tempat wisata di Bandung ini sering memiliki sistem penukaran uang dengan sebuah voucher atau koin untuk berbelanja, pun di Floating Market (Dusun Bambu juga demikian). Kalau menurut saya sih repot, toh kami yang sangat impulsif nggak pernah tau mau jajan seberapa banyak nantinya. Mau nggak mau ya harus mengikuti prosedur untuk menukarkan koin, daripada ditolak karena bayar langsung dengan rupiah. Beruntungnya nggak ada nominal minimum uang yang harus ditukarkan, koinnya pun hanya ada 4 pecahan yakni 5.000, 10.000, 20.000 dan 100.000.

Jenis uang yang berlaku di Floating Market
Berbagai macam jenis jajanan yang di jual, ada TUTUT!!
Namanya juga Floating Market, terdapat danau yang sangat luas dan penjual yang menjajakan dagangannya di atas sebuah perahu. Berbeda dengan floating market ala Kalimantan ataupun Thailand yang menjual sayur-sayuran dan buah, di Floating Market Lembang ini yang dijual justru berbagai macam jenis jajanan pasar. Mulai dari Bakso Cuanki, Tahu Gejrot, Pempek, Twist Potato dan masih banyak lagi, kami sendiri datang untuk si Tutut !!

Ada banyak jenis wisata air
Mulai dari kereta dan sepeda diatas airpun ada
Kereta air, tutututut...
Mau jajan pake perahu juga bisa
Paddle boat kayaknya juga seru!
Ada berbagai macam jenis wisata air yang dapat dipilih, Kereta Air, Sepeda Air juga Padle Boat, sepertinya anak-anak akan banyak yang menyukai hiburan semacam ini. Rata-rata harga tiket wisata air ini 20.000 aja kok, dengan waktu tempuh 20 menit harap hati-hati karena saya nggak tau seberapa dalam danau ini. Lingkungan yang bersih juga juga menjadi nilai tambah, fasilitas toilet dan mushola banyak tersedia dengan gratis.

Oh ya! Jangan pernah membuang tiket masuk yang diberikan staff di pintu masuk, karena tiket tersebut nantinya bisa kita tukarkan dengan welcome drink berupa milo, coffee atau teh (panas/dingin). Lumayankan jadi jajannya nggak perlu lagi beli minuman. hehheee

Tutut seharga 15.000 dan welcome drink ;)
Taman-taman tepi danau, narsis yuk!
Ada ikan mas banyaaaaaaak!
Untuk mencapai kesini, alamatnya berada di Jl. Grand Hotel No. 33 E Lembang, kalau dari arah Bandung kalian harus melewati Pasar Lembang kemudian mengambil arah yang ke Bandung. Nggak jauh setelah Pasar Lembang pasti akan menemukan lokasi Floating Market Lembang di sebelah kiri jalan dengan papan nama yang lumayan besar. Jangan terlalu sore karena jam 5 sore gerbang masuk sudah ditutup karena tidak menerima lagi kunjungan.

Kami nggak pernah mengira bahwa area yang dimiliki Floating Market sangatlah luas, nggak hanya sekedar pasar diatas danau dan wisata air saja. Ternyata masih banyak tempat-tempat menarik yang tersebar, beberapa contonya Kolam Ikan Mas, Miniatur Kereta Api dan Taman Kelinci!! Sayangnya kami datang terlalu sore jadi nggak bisa mengexplore secara keseluruhan, well untungnya deket, nanti kita balik lagi deh! :D

You Might Also Like

2 komentar

  1. cucoook informasinyaa kakaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kapan cussnya kakaaa?! Ikut dongs aku kurang piknik niiiih

      Delete

Pembaca yang baik selalu meninggalkan jejak :)

Member Of

Putagram